Agnosia Taktil
tactile agnosia
Ringkasan Singkat
Ketidakmampuan untuk mengenali objek melalui sentuhan meskipun fungsi sensorik dasarnya tetap utuh.
Agnosia taktil adalah gangguan neurologis di mana individu tidak dapat mengenali atau mengidentifikasi benda yang diletakkan di tangan mereka melalui perabaan saja, tanpa bantuan penglihatan. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh kerusakan pada lobus parietal otak. Yang membedakan agnosia taktil dari mati rasa biasa adalah bahwa penderita masih dapat merasakan tekanan, suhu, dan tekstur, tetapi mereka tidak dapat menyatukan informasi tersebut untuk memahami apa identitas objek itu.
Terdapat beberapa subtipe agnosia taktil: amorphagnosia (gagal mengenali ukuran dan bentuk), ahylognosia (gagal mengenali berat dan tekstur), dan agnosia jari (gagal mengenali jari-jari sendiri). Diagnosis kondisi ini sangat penting dalam penilaian neuropsikologis untuk menentukan lokasi kerusakan otak. Rehabilitasi biasanya melibatkan latihan stimulasi sensorik dan penggunaan strategi kompensasi visual.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- APA Dictionary of Psychology
- Reed, C. L. (2002). Tactile Agnosia. In Encyclopedia of the Human Brain.
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.